Hallo semuanya! :D
READ MORE - Cara Setting IP Virtual pada Debian 6
Kali ini saya akan berbagi-bagi cara untuk setting ip virtual pada debian 6. Saya menggunakan VirtualBox untuk menginstall Debian 6.
Berikut ini adalah cara untuk setting ip virtual pada debian 6 :
1. Masuk ke root dengan mengetikkan 'root', kemudian masukkan password kamu.
2. Kemudian ketikkan perintah seperti di bawah ini untuk mulai melakukan konfigurasi.
3. Ini adalah tampilan di mana saat kita belum melakukan konfigurasi network interfaces pada debian kita.
4. Kemudian ubah sesuai dengan gambar di bawah ini. Untuk address, sesuaikan dengan penggunaan kita.
Setelah itu tekan ctrl+x
5. Tekan 'y'
6. Tekan 'Enter'
7. Kemudian kita harus melakukan restart untuk menjalankan konfigurasi tersebut pada debian kita.
Ketikkan perintah seperti pada gambar di bawah ini :
8. Jika konfigurasi kita benar, maka tampilannya akan seperti ini :
9. Sekarang waktunya melakukan konfigurasi untuk ip virtual. Pertama-tama, masuk kembali ke network interfaces.
10. Setelah itu ketikkan seperti gambar di bawah ini :) harus di ingat bahwa ip antara eth0 dengan eth0:0 tidak boleh sama karena jika sama akan mengakibatkan ip conflict. Setelah selesai mengetikkan seperti di gambar, save dengan ctrl+x > y > enter. (sama seperti cara save sebelumnya)
11. Restart lagi hasil konfigurasi kita.
12. Berhasil! :D
13. Bagaimana kita bisa mengetahui jika ip virtual yang kita buat benar-benar aktif?
Cukup melakukan test ping :D ikuti cara di bawah ini :
14. Jika berhasil, maka tampilannya akan seperti ini :D untuk menghentikan test ping, cukup tekan ctrl+z.
15. Selain melalui test ping, kita juga dapat melihat hasil konfigurasi kita melalui perintah ifconfig :D
16. Hayoo gimana jika kita ingin menambahkan ip virtual lagi? Mudah saja :D kita bisa melakukan konfigurasi ulang lagi dengan mengetikkan seperti gambar di bawah ini :
17. Pada baris paling bawah, tambahkan mulai dari auto eth0:1 sampai broadcast. Angka 1 pada eth0:1 menunjukkan urutan ip virtual. Sama seperti pada eth0:0. eth0:0 menunjukkan bahwa ip virtual tersebut yang pertama. Sedangkan eth0:1 menunjukkan ip virtual yang kedua. Dalam penulisannya, kita tidak harus menuliskannya dari 0. Bisa saja kita menulisnya dari 1, atau 2 maupun 3. Namun, agar tidak bingung dan mencari aman lebih baik menuliskannya dari 0 :D
20. Setelah itu save dan lakukan restart lagi.
21. Setelah itu lakukan test lagi dengan perintah ping.
Bagaimana jika kita ingin menambahkan ip virtual lagi??
Hahaha banyak amet yang mau di tambahin :v
Tapi jika kamu ingin menambahkannya lagi, kamu bisa mengikuti konfigurasi dari nomor 16 sampai 21.
Akhir kata, terima kasih banyak sudah berkunjung ke blog ini! :D


















