Pages

Sharing Data Menggunakan Samba Server

Hallo semua :D
Di artikel kali ini, saya akan berbagi info tentang Cara Sharing Data Menggunakan Samba Server.
Sebelum masuk ke cara konfigurasinya, saya akan sedikit mengulas apa itu samba :D

Fungsi utama dari samba server adalah untuk melakukan sharing data.
Sedangkan manfaat lain dari samba server adalah :
- dapat menyimpan data dari server
- dapat mendownload data dari server ke client
- sharing device (DVD-ROM, printer, dll)
- memberikan user
- memberikan password

Samba server dapat melakukan komunikasi platform, maksudnya adalah semua sistem operasi (windows,linux,dll) dapat membaca file samba.

Tutorial yang akan saya berikan lebih menuju ke sharing file. Jadi, berikut ini adalah caranya :
 1. Konfigurasi IP address kita terlebih dahulu. Ketikkan perintah nano /etc/network/interfaces.

2. Berikut adalah tampilan awal dari isi file interfaces.

3. Ubah isi file tersebut sesuai dengan gambar di bawah. Setelah itu save dengan ctrl+x > y > enter.

4. Restart hasil konfigurasi tersebut dengan perintah /etc/init.d/networking restart

5. Install aplikasi samba dengan perintah apt-get install samba. Jangan lupa untuk selalu terkoneksi ke internet. Kemudian ketik "y" untuk melanjutkan proses penginstallan.

6. Masukkan nama workgroup windows kamu. Untuk default, langsung tekan enter saja.

7. Lakukan adduser untuk user samba dengan perintah adduser (nama user). Kemudian masukkan password.
Masukkan informasi pribadi. Namun, jika ingin menggunakan yg default, cukup dengan menekan enter saja. Setelah itu ketik "y".

9. Ketikkan perintah smbpasswd -a (nama user) untuk mengaktifkan user samba agar dapat di akses oleh windows. Setelah itu masukkan password.

10. Kembali ke home dengan perintah cd /home. Buat sebuah direktori untuk di sharingkan dengan perintah mkdir (nama folder).

11. Buka direktori samba dengan perintah cd /etc/samba. Kemudian buka file smb.conf dengan perintah nano smb.conf

12. Scroll file tersebut ke bawah, cari bagian Share Definitions seperti gambar di bawah ini.

13. Tambahkan isi file tersebut seperti gambar di bawah ini. Tuliskan di atas [homes]. Kemudian save.

14.  Restart hasil konfigurasi tadi dengan perintah /etc/init.d/samba restart

15. Kembali ke home dengan perintah cd /home. Kemudian berikan hak akses pada folder yang tadi dibuat dengan perintah chmod 777 (nama folder).

Konfigurasi Samba di Debian sudah selesai :D
Sekarang lanjutkan konfigurasi di Windows

16. Start > Control Panel > Network and Internet

17. Pilih Network and Sharing Center.

18. Klik pada VMWare Network Adapter VMNet1.

19. Pilih Properties.

20. Klik 2 kali pada Internet Protocol Version 4(TCP/IPv4) .

21. Isi IP tersebut sesuai dengan gambar di bawah ini. Kemudian klik OK.

22. Setelah selesai konfigurasi IP, buka Windows > Run > ketikkan IP seperti pada gambar di bawah > OK.

23. Ini adalah tampilan awal untuk login ke user samba.

24. Masukkan nama user dan password samba kamu.

25. Berhasil! Data berhasil di sharingkan dengan windows :)
Dengan begitu, jika kamu membuat file di folder dokumen1 dari debian maka di windows juga akan muncul file tersebut. Begitu juga dengan sebaliknya :)
Selamat mencoba guys! :D



READ MORE - Sharing Data Menggunakan Samba Server
 

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.