Pages

Cara Konfigurasi Block Web dengan Bantuan PC Router

Hohoho~
Di postingan kali ini merupakan tugas kelompok saya yang beranggotakan :
- Albert Stevan Yondra
- Andreas Aprianto
- Elivia
- Ollyvia
- Willy Hardian
- Yokelvin
Postingan kali ini adalah hasil kerja kelompok saya yang akan membahas tentang cara konfigurasi agar dapat memblock web di Server dengan menggunakan bantuan PC Router melalui PC Client.
Berikut ini adalah ketentuan-ketentuan yang diberikan :
Notebook Server :
- VMware (Debian) bridge to Windows
- Web Server
- DNS Server
- Squirrelmail

PC Router :
- Router
- Proxy Server
- DHCP Server

Notebook Client :
- Windows Client
- IP DHCP

Rincian :
Notebook Server
- Windows dengan aplikasi VMware
- Install Debian Versi 6
  Main IP : 192.168.5.1 ; Virtual IP : 192.168.5.2
- Install Web Server
- Install DNS Server
  www.smkimmanuel.sch.id (192.168.5.1)
  www.tkjproject.smkimmanuel.sch.id (192.168.5.2)
- Install Squirrelmail
  www.smkimmanuel.sch.id/mail (192.168.5.1)
- Domain : smkimmanuel.sch.id dan tkjproject.smkimmanuel.sch.id
- Website1 : www.smkimmanuel.sch.id
  Website2 : www.tkjproject.smkimmanuel.sch.id

PC Router
- Setting router
- Install Proxy Server
  a. Aktifkan cache proxy sesuai kebutuhan
  b. Izinkan semua server local dan client
  c. Block semua jaringan social
  d. Aktifkan visible hostname dan cache manager
- Install DHCP Server
  Tentukan eth mana yang digunakan untuk kontrol DHCP, NA (Network Awal) yang dibagikan untuk client adalah 192.168.15.0

Netbook Client
- Windows dengan IP yang didapat dari DHCP Server yang ada di PC Router
- Bisa mengakses mail dengan dan website di server

Jadi, untuk PC Router dibutuhkan 2 NIC (Network Interface Card).
NIC 1 dihubungkan ke Netbook Server, NIC 2 dihubungkan ke Netbook Client.

Untuk konfigurasinya, kita mulai dulu dengan melakukan konfigurasi di Server.
Siapkan sebuah mesin Server di VMware.
Setelah itu, ikuti konfigurasi di bawah ini :

SETTING DNS :
1. Ketikkan perintah apt-get install bind9

2. Berikut ini adalah tampilan awal proses penginstallan bind9

3. Ketikkan y > enter

4. Ketikkan cd /etc/bind > enter

5. Berikut ini adalah file-file yang terdapat dalam folder/direktori bind

6. Ketikkan perintah cp named.conf.default-zones backup.old untuk memback-up file utama dari bind9

7. Maka file named.conf.default-zones akan tercopy/terback-up dengan nama backup.old

8. Ketikkan perintah nano named.conf.default-zones . Berikut ini adalah tampilan awal isi dari file named.conf.default-zones
Kemudian copy bagian yang ditandai ke page paling bawah bawah dengan cara Ctrl+K sampai baris yang telah ditentukan, kemudian Ctrl+U 1 kali.

9. Setelah itu scroll ke halaman paling bawah, dan Ctrl+U 1 kali lagi.

10. Ubah bagian yang dicopy tadi dengan sesuai dengan ketentuan. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa akses ke artikel sebelumnya :D
http://smksharing.blogspot.co.id/2014/12/cara-konfigurasi-2-web-dengan.html
Setelah itu save dengan Ctrl+X > y > enter

11. Ketikkan perintah cp db.local db.domain

12. Ketikkan perintah cp db.127 db.ip

13. Ketikkan perintah nano db.ip

14. Berikut ini adalah tampilan awal dari file db.ip

15. Ubah isi file db.ip sesuai dengan gambar dibawah ini (ketentuan).
Kemudian simpan dengan Ctrl+X > y > enter

16. Ketikkan nano db.domain

17. Berikut ini adalah tampilan awal dari db.domain

18. Ubah isi file sesuai dengan gambar di bawah ini (ketentuan)
Setelah itu Save dengan Ctrl+X > y > enter

19. Ketikkan perintah nano db.domain2

20. Ubah isi file sesuai dengan gambar di bawah ini (ketentuan).
Setelah itu save konfigurasi dengan Ctrl+X > y > enter

21. Restart hasil konfigurasi kita dengan perintah /etc/init.d/bind9 restart

22. Berikut ini adalah tampilan konfigurasi yang berhasil di restart

23. Ketikkan perintah nano /etc/network/interfaces

24. Berikut ini adalah tampilan awal dari file /etc/network/interfaces

25. Ubah isi bagian allow-hotplug eth0 menjadi auto eth0
Kemudian Save dengan Ctrl+X > y > enter

26. Restart hasil konfigurasi kita dengan perintah /etc/init.d/networking restart

27. Berikut ini adalah tampilan konfigurasi yang berhasil di restart

28. Ketikkan perintah nano /etc/resolv.conf

29. Ubah isi file tersebut sesuai dengan gambar dibawah ini (ketentuan).
Kemudian Save dengan Ctrl+X > y > enter

30. Restart hasil konfigurasi kita dengan perintah /etc/init.d/networking restart
Dan berikut ini adalah tampilan konfigurasi yang berhasil di restart

31. Tes hasil konfigurasi dengan perintah nslookup
Setelah itu masukkan ip 192.168.5.1
Jika berhasil, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.

32. Masukkan ip 192.168.5.2
Setelah berhasil, masukkan nama domain pertama, yaitu smkimmanuel.sch.id

33. Masukkan nama domain kedua, yaitu tkjproject.smkimmanuel.sch.id
Jika semua sudah berhasil, keluar dari nslookup dengan cara Ctrl+C

34. Masukkan debian Disc2 dengan change disc.
Kemudian ketikkan perintah apt-cdrom add dan ikuti prosedurnya

35. Ketikkan perintah apt-get update kemudian ikuti prosedurnya

36. Ubah kembali menjadi Debian Disc 1, kemudian ketikkan perintah apt-get install postfix courier-imap courier-pop squirrelmail

37. Tekan tab, kemudian enter

38. Pilih Internet Site, kemudian enter

39. Berikut ini adalah tampilan awal dari System Mail Name

40. Hapus bagian server di depan. Kemudian enter

41. Pilih Yes, kemudian enter

42. Kemudian ketikkan perintah maildirmake /etc/skel/Maildir

43. Ketikkan perintah nano /etc/postfix/main.cf

44. Berikut ini adalah tampilan awal dari isi file main.cf

45. Scroll ke halaman paling bawah, kemudian ketikkan home_mailbox = Maildir/
Kemudian save dengan Ctrl+X > y > enter

46. Ketikkan perintah dpkg-reconfigure postfix

47. Tekan tab, kemudian enter

48. Pilih Internet Site, kemudian enter

49. Tekan enter

50. Biarkan bagian Root and postmaster mail recipient kosong. Langsung saja tekan enter

51. Tekan enter

52. Pilih No pada Force synchronous updates on mail queue. Kemudian tekan enter

53. Berikut ini adalah tampilan awal dari bagian Local Networks.

54. Tambahkan 0.0.0.0/0 di bagian paling belakang seperti pada gambar.

55. Pilih yes, kemudian tekan enter

56. Biarkan apa adanya, kemudian tekan enter

57. Tekan enter

58. Pilih ipv4, kemudian enter

59. Ketikkan perintah echo "Include /etc/squirrelmail/apache.conf" >> /etc/apache2/apache2.conf

60. Ketikkan perintah /etc/init.d/postfix/restart

61. Ketikkan perintah /etc/init.d/courier-imap restart

62. Ketikkan perintah /etc/init.d/apache2 restart
Konfigurasi untuk Notebook Server sudah selesai :D
Sekarang kita akan beralih untuk melakukan konfigurasi di PC Router

PENGINSTALLAN PC ROUTER :
1. Pilih Install, kemudian tekan enter

2. Kamu bebas memilih bahasa yang akan kamu gunakan pada mesin kamu. Kemudian tekan enter

3. Pilih lokasi kamu, enter

4. Pilih American English, enter

5. Tunggu proses penginstallan

6. Pilih eth0, enter

7. Pilih Configure network manually, kemudian enter

8. Berikut ini adalah tampilan awal untuk pengisian bagian IP Address

9. Isikan IP Address, kemudian tekan enter

10. Tekan enter

11. Kosongkan bagian Gateway, tekan enter

12. Masukkan IP dengan ketentuan soal, tekan enter

13. Isikan bagian hostname dengan nama router, kemudian tekan enter

14. Isikan nama domain sesuai dengan ketentuan soal

15. Masukkan password untuk root kamu, kemudian enter

16. Masukkan kembali password root kamu, kemudian tekan enter

17. Masukkan fullname user kamu, kemudian tekan enter

18. Masukkan nama user kamu, kemudian enter

19. Masukkan password untuk user kamu, kemudian enter

20. Masukkan kembali password user kamu, kemudian enter

21. Tunggu proses penginstallan

22. Pilih time zone (lokasi waktu) kamu, kemudian enter

23. Tunggu proses penginstallan

24. Tekan enter

25. Pilih All files in one partition, kemudian tekan enter

26. Pilih Finish partitioning and write changes to disk, kemudian enter

27. Pilih Yes, kemudian tekan enter

28. Tunggu proses penginstallan

29. Pilih No, kemudian tekan enter

30. Pilih No, kemudian tekan enter

31. Tunggu proses penginstallan

32. Pilih No, kemudian tekan enter

33. Aktifkan bagian Standard system utilities dengan cara menekan spasi dibagian kotak kosong, kemudian tekan enter.
Maksudnya disini adalah kita akan menginstall software-software standard dari Debian 6

34. Tunggu proses penginstallan

35. Pilih Yes, kemudian enter

36. Tekan enter

37. Tampilan dari GRUB Loader, tekan enter. Maka kamu akan masuk ke sistem operasi Debian kamu
Bagian untuk penginstallan mesin PC Router sudah selesai :D
Sekarang untuk bagian konfigurasinya, ikuti langkah-langkah berikut :

Setting DHCP
1. Ketikkan perintah apt-get install dhcp3-server

2. Tekan y, kemudian tekan enter

3. Ketikkan perintah nano /etc/default/isc-dhcp-server

4. Isikan eth1 dibagian INTERFACES.
Kemudian save dengan Ctrl+X > y > enter

5. Ketikkan perintah nano /etc/dhcp/dhcpd.conf

6. Scroll page hingga tulisan #A slighty different configuration for an internal subnet seperti pada gambar. Kemudian ubah konfigurasinya seperti gambar dibawah ini. Setelah itu save dengan Ctrl+X > y > enter
Restart hasil konfigurasi dengan perintah /etc/init.d/isc-dhcp-server restart

7. Berikut ini adalah tampilan dari hasil restart konfigurasi tadi
Setting DHCP sudah selesai :D
Sekarang kita akan melakukan test di Client (Windows)

10. Buka Network Connections dengan cara klik tombol Start > Control Panel > Network and Internet > Network and Sharing Center > Change Adapter Settings.
Kemudian nyalakan (Enable) hanya VMware Network Adapter VMnet8

11. Klik kanan 1 kali pada VMware Network Adapter VMnet8, kemudian pilih Properties. Maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
Double Klik dibagian Internet Protocol Version 4 (TCP/Ipv4)

12. Pilih Obtain an IP address automatically dan pilih Obtain DNS server addres automatically.
Setelah itu klik OK

13. Lakukan pengecekan apakah IP DHCP yang diberikan oleh PC Router sudah didapatkan dengan cara double klik di VMware Network Adapter VMnet8 > Details
Yosh! konfigurasi untuk DHCP sudah selesai :D
Sekarang kita akan lanjutkan lagi untuk konfigurasi proxy :D

SETTING PROXY 
1. Konfigurasi IP yang akan kita gunakan terlebih dahulu dengan perintah nano /etc/network/interfaces
eth0 sebagai IP untuk server
eth1 sebagai IP untuk client 
Setelah selesai konfigurasi, save dengan Ctrl+X > y > enter 

 2. Ketikkan perintah nano /etc/resolv.conf kemudian sesuaikan isi file resolv.conf dengan gambar dibawah ini. Setelah itu save dengan Ctrl+X > y > enter

3. Ketikan perintah nano /etc/squid/squid.conf untuk masuk ke file squid (file untuk pengkonfigurasian proxy)

4. Tekan Ctrl+W > ketik 192.168 > enter

5. Setelah itu tambahkan konfigurasi berikut ini dibawah baris acl localhost

6. Tekan Ctrl+W > ketik http_port 3128 > tambahkan transparent.
Setelah itu save hasil konfigurasi dengan Ctrl+X > y > enter

7. Buat file blokweb.txt untuk menyimpan nama-nama web yang akan kita blokir dengan perintah nano /home/blokweb.txt
Setelah itu save dengan Ctrl+X > y > enter

 8. Ketikkan perintah echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward


9. Ketikkan perintah iptables -t nat -A PREROUTING -i eth1 -p tcp --dport 80 -j REDIRECT --to-port 3128
Fungsinya adalah untuk memberikan jalur keluar IP client di PC Router 


10. Ketikkan perintah iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.15.0/24 -o eth0 -j MASQUERADE
Keterangan :
-s : source (sumber / jalur dari client)
-o : output (jalur ke server)
Setelah itu ketikkan perintah iptables-save > /etc/firewall.conf

11. Ketikkan perintah nano /etc/network/if-up.d/iptables

12. Isikan file iptables sesuai dengan gambar dibawah ini. Kemudian save konfigurasi dengan Ctrl+X > y > enter

13. Ketikkan perintah chmod +x /etc/network/if-up.d/iptables

 14. Ketikkan perintah nano /etc/firewall.conf untuk memastikan iptables yang kita ketik sudah berhasil tersave.

16. Jika sudah selesai, ketikan perintah reboot untuk restart mesin kita. Jika sudah selesai restart, keluar dari debian. Buka browser di Windows. Test hasil proxy kita dengan mengetikkan nama web yang kita block.
 Berhasil! :D

Sekian untuk postingan kali ini :D
Semoga bermanfaat :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Most Reading

Diberdayakan oleh Blogger.